Kenapa Film Animasi Indonesia Jelek Sekali?

Diposting oleh Animia pada 11:32, 26-Nov-10

Di: Lokal

Huft, bicara tentang film animasi Indonesia memang tidak ada habisnya. Meskipun 'katanya' negeri tercinta kita ini sebenarnya memiliki segudang animator yang handal dan telah menghasilkan karya-karya yang mumpuni, namun pada kenyataannya kita sebagai masyarakat awam samasekali belum pernah merasakan yang namanya "menyaksikan kualitas film karya anak negeri yang layak tonton". Sebagai contoh, kemarin baru saja saya melihat film animasi hasil karya salah satu lembaga pendidikan di Indonesia, yang promonya saja ada di lebih dari 1 stasiun televisi, yaitu film animasi Samba dan Sahabat. Bahkan di beberapa blog yang kubaca, film ini digembar-gemborkan akan menyaingi serial kartun dari negara sebelah yang laris, apalagi kalau bukan Upin dan Ipin. Serial Samba dan Sahabat sendiri sudah mulai ditayangkan di Trans7, dan juga Global TV.

Dan, satu kata yang tepat untuk film kartun Samba dan Sahabat ini, yaitu JELEK BANGET! Eh, itu dua kata ya? biggrin Ya ampun, tapi film kartun ini memang benar-benar jelek! Sebagai orang yang awam soal pembuatan film animasi, tentunya saya tidak berhak menilai seperti itu. Tapi saya kan penikmat film kartun, jadi saya berhak menilai film apa yang saya saksikan. Lalu, atas dasar apa kamu mengkategorikan serial Samba dan Sahabat ini jelek?

Sebenarnya ada banyak alasan yang membuat saya menilai bahwa serial Samba dan Sahabat ini jelek, misalnya dari segi grafis, penokohan dan sebagainya. Namun saya tidak akan membahasnya kali ini karena dengan teman-teman melihat filmnya sendiri, pasti sudah tau betapa jeleknya serial Samba dan Sahabat. Satu-satunya hal positif yang dimiliki serial yang ditujukan kepada anak-anak ini adalah nilai-nilai edukatif dan nilai moral agama yang disampaikan.

Tapi satu hal yang pasti, jika suatu nilai edukatif bisa disampaikan lebih bagus dengan film bukan animasi, kenapa harus repot-repot dibuat animasi? Insan perfilman animasi Indonesia harusnya sudah berfikir membuat film animasi yang berkualitas dan kompetitif jika ingin mampu bersaing dalam menghadapi gempuran film-film dari luar negeri yang kualitasnya sudah tidak diragukan lagi. Harusnya insan perfilman animasi Indonesia tidak hanya "sekedar" membuat film animasi apalagi sampai "asal" membuat film animasi karena setahuku, biaya pembuatan film animasi itu tidak murah, akan sangat disayangkan jika hasilnya tidak memuaskan. Jadi, kenapa film animasi buatan Indonesia jelek sekali? Jika ditonton saja tidak layak, bagaimana mau mengalahkan Upin dan Ipin?

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

46 tanggapan untuk "Kenapa Film Animasi Indonesia Jelek Sekali?"

sinyoadi pada 13:12, 26-Nov-10

mrgreen bukanny jelek,tp kurang difasilitasi dan suport dari pemerintah,asal tau aja,upin ipin itu proyek indonesia krn kurangny support,maka mereka mencari investor,ea malaysia lah yg bruntung,krna indonesia cuma bsa menilai jelek,tp gk pny solusi,ap kata dunia klo cuma bsa ngritik tp gk gak bsa brbgi ilmu,eh salah ea? mrgreen

Awang Haldis pada 19:04, 26-Nov-10

Itu sih masih tergolong lumayan lol
coba kalo di radar tv (tv lokal di lampung) hiiiiih animasinya tambah parah mirip ama kartun yang pernah aku tonton di tv timor leste (tvtl) gambarnya kayak wayang kulit yang ditempel, walopun ngomongnya udah berenti tapi mulut animasinya msh nerocos aja. Bagusan juga wayang kulit asli mrgreen

Animia pada 22:56, 26-Nov-10

@sinyoadi, entah benar ato tdk jika upin ipin proyek Indonesia, yang jelas skrg malaysialah pemiliknya. dan terbukti kualitasnya mantav. jika dipegang Indonesia justru saya sangsi akan bisa sbgus skrg. Kritik itu bagian dari solusi jika org yg dikritik menganggapnya sebagai masukan. Seperti halnya. hebat tidaknya pelukis itu tergantung dari penilaian mereka yg menikmati karyanya.

Animia pada 23:00, 26-Nov-10

@Awang Haldis, di tv lokal solo juga seperti itu gan biggrin , wah rasanya jauh banget ya jika dibandingkan dgn Avatar yg dari segi cerita sangat rapi atau Evangelion yang grafisnya mantav biggrin

Vhianea pada 15:02, 28-Nov-10

hmm.. begitukah? sayang sekali ya animator2 hebat Indonesia lebih memilih membuat serial animasi di negeri lain..
*belom liat serial Samba dan Sahabat sih.. biggrin
Jd inget film kartun Kabayan..

dark pada 23:26, 30-Nov-10

tmn2 hrs ny dukung donk.spya para animator2 qt smangat dlm membuat kartun yg brkualitas.. sy juga suka nton animasi dr brbgai negara (memang bagus).tp bkn br-arti qt menjelek2-an negeri sndiri.smangat para animator trus lh brkarya jgn menyerah.. (^_^)

Animia pada 09:42, 01-Des-10

@Vhianea, iya sad para animator Indonesia lebih suka membuat serial animasi untk negara lain, coz lebih menghasilkan dan karya mereka lebih dihargai.

@dark, blog ini memang didedikasikan untuk mendukung sepenuhnya komik dan animasi karya anak negeri, tapi yang berkualitas tentunya, agar bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri. membuat komik dan serial animasi yang asal jadi hanya membuat film animasi dan komik Indonesia semakin dipandang sebelah mata dan diremehkan. dan bagaimana mau bersaing?

Fozlo pada 13:40, 04-Des-10

biggrin salam hangat bang, kunjungi balik blog q yg masih baru bang. [color=#0000ff]Fozlo.MyWapBlog.Com[/color]

Hendrik Bisik pada 07:48, 10-Des-10

sebenarx saya juga penikmat film animasi(naruto) sehari gak nonton bisa stres semalaman biggrin. Tapi kalo soal film animasi bangsa sendiri memang bisa di kategorikan belum bagus.,,, smile

aro pada 02:48, 14-Des-10

Animasi Indonesia? Yang bagus, ya bagus. Yang jelek ya jelek. Jadi tergantung siapa yang membuatnya. Ada juga kok animasinya yang bagus. Contoh Si Kabayan. Lalu baru-baru ini ada 'Petualangan Didi Tikus' di TPI tiap hari minggu malam. Animasi Didi Tikus nya lumayan kok

aro pada 02:55, 14-Des-10

kalo mo lihat trailernya, ada tuh di Youtube. Ketik aja: Didi Tikus

firman pada 00:50, 18-Des-10

sebenernya indonesia punya kualitas animator yg ga kalah koq dari luar negeri. belum ada animasi asli indonesia yg mengangkat cerita indonesia karena memang untuk membuat sebuah film animasi itu mahal, jadi harga jual ke televisi juga mahal. dan televisi kita ga mau beli mahal untuk animasi tersebut, mereka lbh memilih membeli animasi luar yg lebh murah krn memang dijual ke banyak pihak scara internasional.

Hendrik Bisik pada 21:49, 20-Des-10

mantaf. . . . Blogwallking aja mas. . . Kunjung balik ya. . .biggrin

kudha pada 21:54, 26-Jan-11

2011 kayaknya sih bakal banyak animasi yg rame2....
diditikus ok tu..
vatalla ok jg...

yg laen2 menyusul 2011 dan 2012...
ntar bangkit lah

nixx pada 14:21, 13-Peb-11

coba amati VATALLA di trans7 bos....semoga berkenan mengkritiknya...thanks

furqan pada 11:01, 19-Peb-11

w46y8o60v

Arema pada 14:13, 13-Mar-11

wah kalau saya suka nonton naruto tetapi episode selalu di ulang terus jd malas

Anaz21 pada 19:41, 02-Apr-11

memang! padahal kalobuat iklan bagus tp animasi..
filem juga hantu semmua bosan biggrin

peace11 pada 20:46, 07-Apr-11

memang sih jelek karena minimnya pemikiran si pembuat bila tak minim pemikiran pda pembuata film animasi pasti bagus animasi nya dan nyambung cerita nya
animasi kita masih jauh!kta ambil saja spongebob cerita nya konyol dan tak memungkinkan sekali cerita nya tapi film animasi tsb lucu dan menggemaskan dengan lelucon-lelucon nya dan jga digemari oleh banyak kalangan di dunia

from mal pada 22:48, 19-Jun-11

sya yakin indo mampu menghasilkan animasi 3d yg lebih baik dari mal

Prodigious send on one's way pada 00:12, 21-Jun-11

Wow! This blog looks accurately like my disintegrated a certain! It's on a from start to finish separate topic but it has euphonious much the anyhow verso layout and design. Super option of colors!

partun pada 08:00, 25-Jun-11

Animator kita sedikit yg mempunyai pemahaman mendasar animasi.Pdhal animasi ada ilmunya tersediri lo, ga asal bergerak.

deskam pada 10:41, 06-Jul-11

kualitas teknologi yg ada di Indonesia sgt dibawah standar.klo mmg ingin membuat animasi yg berkualitas,perlu keberanian membuat terobosan&yg pst kemauan para penikmat film,produsen,pencipta serta stasiun televisi utk bahu membahu mendukung film animasi Indonesia!

SIA pada 12:50, 07-Jul-11

coba kalau kartun luar negeri di indonesia,pasti indonesia terkenal tuh

liat kanan kiri pada 12:52, 07-Jul-11

bukan jeleknya film animasi indonesia tapi yang bikinnya tuh yang gak bisa bikin

freak-bone pada 03:11, 12-Jul-11

jangan di bandingin ama negara luar lah..
sadar ga, klo di sini seorang akuntan lebih di hargai dari pada seorang animator? itu sebab nya para animator indo bnyk yg hijrah ke luar, karena di sana lebih di hargai dari pada di negeri sendiri, miris ya?
di sini animator kurang terarah karna di anggap krg "menghasilkan"..
wajar aja kurang bagus, lah yg buat aje masi blajar, sedangkan yg ud jago ud pada di luar..
asal tau aja, yg bikin TRANSFORMER, salah satu nya adalah orang indonesia..
jadi mulai lah menghargai, dan mendukung untuk kemajuan kita smua.. jangan jadi bangsa yang pengen di hargai tapi ga bisa menghargai.. tetap maju indonesiaku!

captain pada 10:59, 18-Agu-11

Sebenarnya secara poansi SDM kita itu mampu, permasalahan di amimasi lokal itu banayak, pendanaan (perbankan blom bisa ngasih pinjaman krn animas dianggap bukan barang berwujud), biaya produksi yg tinggi padahal tv lokal tidak mau membeli dengan harga yg wajar, managerial untuk perusahaan startup blom begitu bagus, dan masih banyak lagi.... saat ini diusahakan agar kominfo bisa/mau mengeluarkan regulasi untuk penayangan wajib di tv local minimal berapa menit/jam perhari, dan semoga dengan itu diharapkan bisa membantu pertumhuhan industri animasi lokal

nicer pada 13:48, 02-Sep-11

klo grafisnya sebagus final fantasy 7 aq mau liat tuh

Veni pada 22:08, 01-Okt-11

kenapa sih anak indonesia ini sukanya mengkritik karya bangsa sendiri...kalau emang kenyatannya begitu..bagusnya beri dukiungan dan support, jangan malah menjelekkan apalagi membandingkan dgn negara seperti jepang..membuat karya yg bagus itu butuh kerja keras, tenaga, uang, dan PROSES...Jepang, juga dulu begitu..belajar dari nol, dan hasilnya emang jelek..n bagu spt skeranag karena usaha, kerja keras mereka..dan itu semua berproses...klo kita hanya menjadi penikmat animasi, kita lebih cenderung pengkritik, dan ngomong besar...lebih baik kita menghargai dan terus beri dukiungan bukan malah sebaliknya....

Jaya pada 02:56, 14-Okt-11

Ada banyak faktor yg membuat animasi di indonesia kalah dengan luar negeri, mulai dari dana (sapa yg mw bayar animator kita dgn harga pantas,perlu sponsor dan penghargaan yg pantas, cos bkin animasi g gampang kemudian manajerial, karena umumnya animator newbie tidak bisa memanajemen diri dan memasarkan animasinya dan tidak didukung oleh perusahaan yg bernaung,atau mungkin sangat jarang, saya sebagai animator sendiri sepertinya agak putus asa, kecuali pikiran untuk hijrah diluar negeri.. ga ada perusahaan yg ngasi job seh, klo animasi jelek itu karena tidak ada tim untuk produksinya, seharusnya ada bagian2 sendiri, mulai dari modeling karakter, motion buat gerakin karakter, render skin untuk texture animasi,sound di animasinya dan sutradara untuk animasinya sendiri, kebayang gak klo di Indonesia cmn satu orang buat itu sendiri, trus dibayar murah padahal begadang ya amit2, apa g stress dan frustasi kami para animator, bandingkan klo di luar negeri, gaji gede, sistem kerja jelas dan ada bagian2nya, makanya animasinya jelek, coz ibarat satu orang kerja merangkap di suatu perusahaan, sebagai HRD,karyawan2 berbagai posisi, satpam, kurir,tukang angkat2, tapi dibayar murah sekali, ayo beri kita dukungan, biar kita g kalah di luar negeri !!

Wistock pada 09:15, 15-Okt-11

klo lo bisa bikin kartun lebih bagus dari omongan lo, gwe bayar lebih buat lo. klo cm ngomong sie gampang.
(klo mau saran ato kritik itu ada bahasanya "sebaiknya grafisnya dirapihin lagi biar orang yg nonton lbih betah" itu bahasa saran/kritik.

jelita pada 09:17, 15-Okt-11

banyak jg c yg bikinn Indonesia bgus2 lgy...

si pelupa pada 10:18, 05-Des-11

Bagi yang terlibat pembuatan film animasi baik langsung maupun tidak langsung: Butuh belajar banyak, kurang ilmu lah, hampir pada semua bidang dan level, smile

anonymous pada 19:52, 13-Des-11

engga jelek2 bgt jg koq, krn kbykn animator yg bagus itu ditarik ke luar negeri. jelas dsana lbh dihargain n dibayar mahal kan dibanding dsini.
<br><br> sebagai contoh, coba tonton dlu animasi ini ya http://t.co/IvltNGhf

rangga pada 15:00, 16-Des-11

perkembangan dunia animasi di indonesia , tidak akan lepas dari 3 komponen penting..
pendidikan, industri, dan pemerintah.
saat ini yang terbaik adalah biarkan semuanya berjalan dahulu secara simultan.
klo saya sebagai praktisi dan pendidik bidang animasi, saya melihatnya harus dilakukan pembenaran prosesnya dari dunia pendidikan dahulu, yang kemudian hari akan menghasilkan kualitas SDM bidang animasi yang berkompeten. seperti yang terjadi di industri film anmasi di negara korea.
oleh karena itu para pendidik juga harus menuntut ilmu ke negara2 yg sdh maju pendidikan dan industri animasinya, melalui program beasiswa dari pemerintah.

WahidBukanAnimator pada 20:22, 27-Des-11

Kata siapa jelek, bener kata yg udah komen2, animator kita cuma kurang dukungan aja, lihat sekarang ada animasi karya negri kita yang keren judulnya : "LAKON Pada Suatu Ketika"

timomoding pada 18:39, 20-Jun-12

begok juga depdiknas. Kalo emg ga mampu buat kartun bagus mendingan ga usah ajalah. Pada korup sih.

Eh pada 13:42, 25-Jul-12

Upin dan ipin buatan orang indonesia.... Kalau kamu menggunakan waktu untuk search karya2mapan studio indonesia kamu nggak akan ngecomment secra ignoran... Research dulu bos baru ngomong! G tau apa2 g patut mengejek...

ha pada 08:55, 09-Des-12

gak ngehargain karya anak Indonesia banget sih, kalo kalian bisa bikin yg lebih bagus baru boleh bilang itu jelek banget. Orang-orang kaya kalian nih yg bikin Indonesia gak maju.

ha pada 09:06, 09-Des-12

gak ngehargain karya anak Indonesia banget sih, kalo kalian bisa bikin yg lebih bagus baru boleh bilang itu jelek banget. Orang-orang kaya kalian nih yg bikin Indonesia gak maju.

RayXhan pada 19:22, 15-Peb-13

Klw sekarang bagaimana 2013..
Lumayan ahk...
Sipp indonesia Go!..'

Edenm pada 14:36, 02-Jul-13

percuma mau buat yang lebih bagus dari malaysia, nyari saingan kok malaysia, nyari saingan itu ya yang sudah mendunia seperti disney - pixar, dreamworks,blue sky, etc.. mana bisa maju kalau cuma malaysia yang dijadikan saingan, malah orang-orang awan di indo lebih membanggakan animator indo yang ada di luar negeri, misalnya ada ikut dalam pembuatan the avengers, miris, paling jadi penata suara, kenapa sampai dibangga-banggain dengan ngomong "eh, orang indo pun ada yang jadi animator the avengers lho!" buktikan kalau animator indo bisa jadi animator utama dalam film yang sangat bagus, nggak cuma ngomong doang

aque pada 16:16, 11-Agu-13

Menurut ku bukan masalah dana, tapi kurang ilmu.<br />
Ilmu animasi erat hubungannya dengan ilmu fisika gerakan seperti hukum newton.<br />
<br />
Orang indonesia hanya mau cepat siap. padahal setiap frame harus dihitung dengan rumus tertentu.. dan mereka menganggap semua bisa dilakukan dengan komputer.<br />
Kalau mau animasi berkualitas pelajari dulu animasi tradisional... jangan sok langsung 3D.<br />
<br />
Animasi yang berkualitas adalah animasi yang gerakannya realistis. Gerakan animasi jauh lebih penting daripada bentuk objeknya.<br />
Pelajari juga prinsip-prinsip animasi.<br />
<br />

Setan Alas pada 21:33, 30-Agu-13

Brisik ah..
Gue punya film animasi terbaik bro, judulnya 'GUE KAWIN SAMA EMBOK LO' tonton ya.. biggrin

Capcipcupid pada 09:22, 31-Des-13

Nyimak

auzile pada 01:37, 15-Peb-14

kita sebenarnya mempunyai banyak sekali animator pintar,ada animator indonesia yang hingga berpatisipasi pada proyek Transformer, tapi hanya saja biaya untuk membuat animasi indonesiapun kadang tidak mencapai milliaran tapi hanya ratusan juta.
kalau lihat animasi luar negri, bisa lebih dari 5 atau 10 milliar lebih.
ini semua karena memang kurangnya investor dalam dunia per -animasian indonesia.

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar